Merencanakan pawiwahan, dengan restu.
Budget, tamu & undangan RSVP, hari baik, rangkaian acara — satu tempat untuk semuanya. Termasuk yang biasanya paling bikin pusing: banten, ngayah, dan uang adat.
Dari Rp 49.000 · bayar sekali · akun selamanya · data bisa diexport ke Excel kapan saja.

Lihat langsung aplikasinya
Seperti apa aplikasi ini saat digunakan.
3 dari 43 modul
Ini adalah tampilan langsung dari aplikasi yang sedang berjalan. Semua modul bisa diakses lewat HP, jadi nggak perlu lagi repot kirim-kirim berkas.

Cari hari baik dengan lebih mudah
Lihat wariga lengkap untuk setiap tanggal — mulai dari wewaran, wuku, sasih, hingga penanggal. Jadikan sebagai bekal sebelum nunas dewasa, sementara penentuan dewasa ayu tetap menjadi wewenang pemangku.

Banten & upakara terkelompok
Daftar banten per kelompok, dengan penanda siapa yang menyiapkan — serati, beli jadi, ngayah, atau sendiri.

Undangan yang dibuka tamu
Halaman undangan hasil editor — nama keluarga, rangkaian acara berhari-hari, tombol kalender, dan RSVP yang langsung masuk daftar tamumu.
Peta Pawiwahan
Setiap tahap pawiwahan adat, ada modulnya
Dari hari baik sampai uang adat — kami mengikuti alur upacaramu, bukan checklist generik.
Hari Baik
Hari baik dari wariga
Banten & Upakara
Banten & upakara per kelompok
Rangkaian Prosesi
14 prosesi & rangkaian acara
Banjar & Ngayah
Katering & tugas ngayah
Uang Adat & Sesari
Sesari, punia, peturunan banjar
Pemuput
Booking pemangku / pedanda
Tamu & Undangan
Undangan digital & RSVP
Dokumen & Administrasi
Administrasi Dukcapil
Coba gratis dulu — tanpa daftar
Beberapa hitungan cepat untuk mulai menata rencanamu.
Lihat sendiri — semua yang bikin pusing, jadi terkendali
Bukan file yang dikirim sekali lalu ditinggal. Alat yang menghitung, menyimpan, dan mengikuti alur adatmu — dari keuangan sampai hari baik.
Hari baik ditimbang lewat wariga
Undangan digital + RSVP mandiri
Timeline yang mundur otomatis dari hari-H
Denah tempat duduk per acara
Bukan planner pernikahan biasa
Planner umum berhenti di undangan & daftar tamu. Pawiwahan Bali tidak.
Yang sering bikin calon pengantin Bali panik justru bagian adatnya — dan itu yang kami urus, bukan sekadar budget & tamu.
Tanpa DenganRestu
- Hari baik cuma tebak-tebakan atau bolak-balik bertanya
- Catatan banten & upakara berserak di chat dan kertas
- Pembagian tugas ngayah simpang siur, panitia bingung
- Uang sesari, punia & peturunan tercampur pembayaran vendor
- Budget diam-diam jebol — dan cuma kamu yang memikirkannya
Dengan DenganRestu
- Penanda hari baik dari wariga, siap dibawa saat nunas dewasa
- Banten & upakara terkelompok rapi, tinggal tandai serati / ngayah
- Papan tugas jelas, koordinasi ngayah lewat paruman
- Uang adat tercatat terpisah — arus kas adatmu terang
- Semua terpantau berdua, real-time, sampai hari-H
Kenapa bukan sekadar file Excel?
File statis berhenti begitu dikirim. DenganRestu terus hidup: perhitungan otomatis, data tersimpan aman, dan seluruh rangkaian adat sudah dipetakan sejak awal.
- Kelola berdua real-time — undang pasangan; keluarga bisa jadi peninjau. Undangan digital bikin tamu RSVP sendiri, langsung masuk daftar.
- Upgrade instan — bayar selisih, modul baru langsung kebuka, data lama tetap utuh.
- Hari baik, banten, ngayah & uang adat sudah punya tempatnya — bukan kolom kosong yang harus kamu karang sendiri.
- Export ke .xlsx kapan saja — kamu selalu pegang salinan datamu sendiri.
Datamu 100% milikmu
Bayar sekali, akses selamanya — tanpa langganan. Data perencanaanmu bisa diunduh ke Excel (.xlsx) kapan saja; foto & berkas yang kamu unggah tidak ikut di file itu, jadi simpan salinan aslinya sendiri. Kalau situsnya suatu hari berhenti, salinan datamu tetap di tanganmu.
Cerita pasangan
Kata mereka yang sudah merencanakan bersama kami
Yang paling menolong itu kalkulator anggarannya. Saya kira biaya banten dan konsumsi ngayah cuma sekian, ternyata jauh di atas perkiraan. Untung ketahuan karena Saya catat 4 bulan sebelum hari-H
Keluarga Saya di Buleleng, jadi banyak vendor kena biaya transport tambahan. Bagusnya itu sudah dihitung sejak awal, jadi tidak kaget di belakang.
Saya lahir di Bali tapi besar di Jakarta, jadi soal banten benar-benar buta. Daftar template-nya membantu Saya paham apa yang dibutuhkan
Saya kerja di kapal pesiar, jadi persiapan dijalankan adik Saya di rumah. Kami buka aplikasi yang sama pakai fitur invite kolaborator yang bermanfaat sekali, jadi tidak ada yang terlewat walau Saya masih bekerja.
Bapak awalnya kurang setuju urusan adat diatur pakai aplikasi. Setelah beliau lihat isinya ada catatan dan pengingat, malah sekarang beliau yang paling rajin bolak balik buka aplikasinya.
Selesai acara, catatannya Saya kirim ke adik yang menikah tahun depan. Dia tinggal melanjutkan untuk menjadi bayangan, tidak mulai dari nol.
Satu kali bayar, untuk selamanya
Tiga paket, naik kapan saja dengan bayar selisihnya. Tanpa langganan bulanan.